UKRIDA Kampus I

  Jl. Tanj. Duren Raya no. 4
  Jakarta Barat 11470

  UKRIDA Kampus II

  Jl. Arjuna Utara no. 6
  Jakarta Barat 11470

  021 566 6952

  library@ukrida.ac.id

Festival Budaya Nusantara Dalam Konteks Kekinian

24 November 2018 | posted by JC-RM

Perpustakaan Ukrida melakukan acara yang bertemakan Festival Budaya Nusantara Dalam Konteks Kekinian, yang telah berlangsung pada 19 November 2018 s/d 23 November 2018. Senin, 19 November 2018 telah dibuka dan diresmikan oleh Bapak Rektor Ukrida Dr.Eng. Drs. Erning Wihardjo, M.Eng., M.Eng.Sc. dan Wakil Rektor bidang kemahasiswaan dan alumni Ukrida dr. Johannes Hudyono, M.S., Sp.Ok., MFPM. Adapun rangkaian acara yang telah diselenggarakan yaitu diskusi Budaya Nusantara Indonesia dalam Konteks Kekinian yang berlangsung pada 19 November 2018 dibawakan oleh Bapak Is Yuniarto seorang Illustrator dan Comic Artist of Garudayana dan Ibu Novi Trismaya M.Ds seorang pengajar di IKJ dan STDI, pameran kain nusantara dan bazar kain (19-23 november 2018), lomba berbusana tradisional serta berpakaian batik serta demo diamond painting.

Festival Budaya Nusantara Dalam Konteks Kekinian diselenggarakan Perpustakaan untuk mempromosikan budaya nusantara melalui media perpustakaan, dengan tujuan memberi semangat bagi generasi milenial untuk lebih mengenal dan mencintai budaya-budaya yang ada di Indonesia, serta dalam rangka ikut merayakan hari Batik Nasional setiap tanggal 2 Oktober dan Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober.

Diskusi pertama dibahas tentang arti budaya nusantara bagi generasi milenial di era digital oleh Ibu Nita Trismaya, seorang dosen IKJ dan STDI. Beliau memaparkan bahwa unsur kebudayaan universal ada 7 ciri, yaitu: sistem religi & upacara keagamaan; sistem & organisasi kemasyarakatan; sistem pengetahuan; bahasa; kesenian; sistem mata pencaharian hidup; serta sistem teknologi & peralatan. Dikaitkan dalam era globalisasi versus glokalisasi, apalagi dengan media sosial disebutkan Ibu Nita, empat kondisi yaitu: (*) tradisional vs modern; (*) penikmat budaya ? ? pelaku budaya; (*)generasi milenial sudah menyadari akan nilai lokal sebagai aset; dan faktor terakhir yaitu (*) re-invention, kecenderungan untuk melirik kembali pada tradisi lokal. Pembicara kedua yaitu Is Yuniarto dipaparkan dengan menarik, dengan menampilkan karya-karya yang dibuat tentang budaya Nusantara.

Jika berbicara tentang budaya tidak semua kaum muda menyukai, namun karya-karya yang dihasilkan oleh Is Yuniarto dapat menggugah para kaum muda agar mau melestarikan budaya yang ada di Indonesia dengan cara yang lebih menarik dan berkesan bagi generasi milenial. Syukurlah, ditengah maraknya komik-komik luar negeri yang beredar di Indonesia, masih ada komikus yang mengangkat kebudayaan Indonesia seperti kisah wayang zaman dahulu dalam tema coretan dan gambar dalam komiknya.

Adapun komik hasil karya Is Yuniarto adalah komik Wind Rider dan Knights of Apocalypse yang kemudian dikembangkan menjadi serial komik Garudayana (Kisah Garuda). Komik Garudayana terinspirasi dari versi Indonesia klasik epik Mahabarata. Komik ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali cerita wayang kulit Indonesia untuk generasi muda dengan cara yang segar. Is Yuniarto dalam komik Garudayana menambahkan unsur komedi dan kisah asmarah dari Garudayana. Selain itu, Is Yuniarto juga menambahkan unsur batik dan budaya Indonesia yang kental dalam karyanya. Komik lain yang diterbitkan oleh Is Yuniarto adalah Grand Legend Ramayana yang diambil dari kisah pewayang “Ramayana”. Grand Legend Ramayana ini menceritakan kisah tentang Rama, Laksmana, Shinta dan Rahwana dengan lebih modern dan lebih menarik dengan visualisasi dari karakter yang juga menarik.

Tidak sampai disitu, Is Yuniarto juga berkreasi membuat wayang kulit yang berkaitan dengan film Avengers dan Venom. Aktor-aktor pada film tersebut dituangkan Is Yuniarto dalam bentuk wayang kulit. Is Yuniarto membuat wayang kulit dari aktor film terkenal untuk memperkenalkan budaya Indonesia yaitu wayang kulit ke mancanegara, selain itu untuk mengangkat kembali peminatan wayang kulit bagi kaum muda serta untuk melestarikan budaya Indonesia. Bisa dikatakan bahwa Is Yuniarto merupakan seorang komikus dan salah satu generasi milenial yang peduli akan pelestarian budaya Nusantara.

Berita Terbaru

Seminar Perpustakaan Sekolah: Literasi Digital bagi Generasi Milenial Melalui Perpustakaan Sekolah

Perpustakaan Ukrida melakukan seminar yang bertemakan “Literasi Digital bagi Generasi Milenial melalui Perpustakaan Sekolah”, hari Kamis, 29 November 2018.

Demo Diamond Painting 23 November 2018

Salah satu kegiatan dari Festival Budaya Nusantara adalah demo diamond painting yang disampaikan oleh Ibu DR, Dra. Rina Priastini, M.Kes.

selengkapnya

Seminar Nasional "Blended Librarianship"

Seminar Nasional dengan tema "Peluang dan Tantangan Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam mendukung pembelajaran berbasis Online." akan kembali diadakan

selengkapnya